Skip to main content

Kritikan akan menimbulkan rasa benci dan dapat menurunkan semangat kerja para pegawai

Sebuah cerita dqri sebuaah manager disebuah perusahaan jepang yang ada di Indonesia tepatnya di Karawang. Salah seorang manager tersebut tugasnya adalag memastikan karyawan memakai alat pelindung diri. Seperti helm kacamata dan masker. Dia akan segera menegur dan melaporkan ketika ada para pekerja yang tidak mengenakan salah satu alat pengamn diri tersebut. Dia selalu menyampaikannya setiap hari setiap meeting pagi secara panjang lebar mengenai keselamatan kerja dengan mengenakan alat pelindung diri.
Akan tetapi para pekerja malah menjadi kesal dan kurang simpatik terhafap dirinya.dan seringkali setelah manager ini pergi para pekerja kembali tidak memakai alat pelindung diri terutama masker dll. Mereka mulai melepasnya.

Akhirnya manager ini mulai melakukan pendekatan yang berbeda dari yang sebelumnya. Pada suatu hari dia melihat salah seorang tidak memakai pelindung diri berupa helm.
Pak manager ini bertanya kepada karyawan tersebut apakah helmnya sudah tidak enak dipakai lagi? Atau ukuranya kurang pas? Atau sudah rusak..?

Kemudian pak manger ini mulai mengigatkan dengan nada yang enak didengar beliau menyampaikan bahwa helm ini di buat dan dirancang untuk melindungi kepala kalia  dari kecelakaan kerja. Dan harus selqlu dipakai saat berada ditempat kerja. Dan hasilnya adalah kesedaran untuk mematuhi peraturan tannpa adanya rasa kesal atau benci para pekerja kepada manager tersebut.

Dan masih banyak lagi cerita tentang kritik yang sia-sia jika kita lakukan. Semoga kisah ini menginspirasi bagi kalian yang tiap harinya suka mengkritik orang lain baik itu bawahan atau teman sendiri. Supaya kita menjadi pribadi yang disukai dan memiliki banyak teman.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar