Widget HTML Atas

Muka Glowing Jiwa Tak Berakhlaq

Perkembangan jaman memang akhir-akhir ini berjalan sangat cepat. Hampir semua golongan orang mulai terbiasa di manjakan oleh berbagai macam teknologi dan peralatan canggih lainnya. Tidak hanya itu, lifestyle masyarakat pada saat ini juga mulai mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Jika dulu tuntutan hidup hanya sekedar untuk memenuhi sandang, pangan dan papan kata orang jawa, saat ini masyarakat semakin di buat kelabakan oleh jaman.


Lifestyle masyarakat saat ini bertambah dengan seiring bertambahnya gengsi masyarakat itu sendiri. Mulai dari mengharuskan diri untuk memiliki gadget bagus, mengumpulkan aset berjalan yang notabene harga akan terus menurun, mengoleksi pakaian hingga accecories yang tidak terlalu berguna hingga berlomba-lomba melakukan perawatan untuk mempercantik atau mempertampan diri sendiri dengan mengharap pujian dari orang lain.

Banyak sekali wanita dari segala usia dan tidak terkecuali anak yang baru saja menginjak usia remaja terlalu sibuk dalam hal memperbaiki wajah. Kebiasaan baru ini mulai banyak di lakukan oleh wanita dengan dalih agar bisa terlihat “Glow Up” atau bisa terlihat lebih cantik dari sebelumnya. Hal ini tentu membuat orang berlomba untuk mengkoleksi skincare hingga mengkoleksi beragam pakaian agar bisa di mix and match.

Merawat wajah sah-sah saja di lakukan, namun cukup rawatlah wajah kamu dengan sewajarnya dan jangan berlebihan. Kamu tidak perlu terobsesi untuk terlihat lebih cantik dari yang lain. Cukup prioritaskan keadaan hatimu dan juga koreksi hubunganmu dengan Tuhan, apakah semakin hari semakin baik atau bahkan sebaliknya. Jangan berusaha untuk terlihat baik di hadapan orang lain, namun berusahalah terlihat baik di hadapan Tuhanmu.

Bukan apa-apa, sekarang ini banyak sekali yang memiliki wajah glowing namun pada ujungnya menyalahgunakan kecantikannya hanya untuk menggoda suami orang. Kecantikan yang dimiliki bahkan hanya di manfaatkan untuk menggoda laki-laki sukses yang berduit. Tidak perduli apakah laki-laki tersebut sudah memiliki anak dan juga istri di rumah atau belum. Yang di fikirkan oleh kebanyakan wanita seperti ini hanya seputar hal yang bisa menguntungkan dirinya secara pribadi.

Jadi sampai sini paham kan? Jangan terlalu berobsesi untuk menjadi wanita cantik hanya agar bisa di lirik oleh para lelaki. Untuk apa punya wajah glowing namun hati tidak berakhlaq? Buat apa memiliki wajah cantik rupawan namun memiliki jiwa pelakor? Mending biasa saja dengan merawat diri sewajarnya, namun tetap amanah pada diri sendiri maupun kepada orang lain.

Merawat diri dengan sewajarnya juga bukan berarti memperlakukan diri sendiri sehingga cenderung terlihat burik, kusam dan tidak menghargai apa yang sudah Tuhan titipkan kepada kamu. Tetapi, merawat diri sewajarnya ketika kamu merawat diri benar-benar sesuai dengan kebutuhan, jangan terlalu berlebihan hingga menumpuk segala merk skincare di dalam lemari bahkan sampai melakukan yang jelas sudah Tuhan larang.

Kecantikan fisik yang selalu kamu dambakan selama ini sungguh tidak ada faedahnya jika dari awal niat apapun yang akan kamu lakukan dalam mempercantik diri sudah menyalahi aturan Tuhan dan justru akan merugikan orang lain. Tapi saat kamu berusaha untuk memperbaiki cantiknya akhlaqmu, cantiknya budi pekertimu dan bisa di pastikan kebahagiaan akan selalu berjalan beriringan denganmu.

Kamu harus paham jika banyak sekali wanita di dunia ini yang sudah mati-matian berusaha untuk menjadi nyaris sempurna, dan jika kamu mau belajar dan berkaca dari yang mereka alami tentu kamu akan menyadari jika tidak ada rasa kepuasan dari dalam dirinya. Meski mereka sudah dalam keadaan “permak” diri semaksimal mungkin. Tapi masih ada saja hal yang membuat mereka insecure dan berusaha untuk melakukan yang lebih lagi.

Apa kamu tahu alasan mereka melakukan hal tersebut? Cantik itu sebenarnya relatif, relatif dari sudut pandang mana kamu melihat dan menilai arti sebuah kecantikan. Karena standart cantik setiap manusia pasti berbeda dan sangat beragam. Dan saat porsi kamu dalam melihat sebuah kecantikan terlalu tinggi, maka akan semakin sulit kamu merasakan puas hanya dengan satu patokan saja. Terlebih jika kamu terbiasa mendengarkan komentar sana sini. Sampai kapan pun kamu tidak akan bisa merasa puas.

Namun jika kamu mengukur standart kecantikan sesuai dengan yang Tuhan tetapkan, maka seperti apapun kondisi diri kamu saat ini dan kamu bisa menghargai itu. Kamu tidak akan melulu menjaga dalam hal urusan fisik, namun kamu akan lebih mementingkan dalam perbaikan tingkah laku, perbaikan akhlaq dan memperbanyak ilmu pengetahuan dengan tujuan agar dirimu bisa tumbuh menjadi seorang pribadi yang lebih baik lagi. Dan itulah Glow Up yang sebenarnya.

Bukan berarti dengan kamu mulai membiasakan diri untuk tidak mendengarkan omongan orang sana sini dan kamu menjadi pribadi yang individualis dan anti kritik. Namun dengan begitu kamu akan lebih bisa menerima dan selalu bersyukur dengan apa yang sudah kamu miliki saat ini. Dengan kamu selalu bersyukur tentu secara tidak langsung kamu akan mengurangi rasa insecure yang ada di dalam diri kamu.

Dan jika kamu adalah seorang perempuan yang sedang menanti seorang jodoh, yakinlah jika lelaki yang baik akan datang tanpa memandang fisikmu, serta tidak akan pernah mempermasalahkan kekurangan yang masih ada di dalam diri kamu. Lelaki yang baik, akan datang kepadamu dan siap membimbingmu ke jalan yang baik dan lelaki itu akan datang di waktu yang tepat. Semoga Bermanfaat~