Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Begini 5 Dampak Buruk Jika Kamu Terlalu Mementingkan Pasangan. Nomor Terakhir Paling Fatal

Cinta memang sebuah rasa yang sangat sulit untuk di ungkapkan namun bisa membuat seseorang yang merasakannya terbuai dengan rasa bahagianya. Saat seseorang sedang jatuh cinta, memang biasanya akan lupa dan merasa dunia hanya milik kamu dan dia. Terlebih jika kamu sedang berada pada fase bucin-bucinnya. Kamu akan selalu berusaha melakukan segala cara hanya untuk membahagiakan dia.
Jika kamu tidak bisa mengontrol rasa itu, justru kamu akan semakin dalam dan semakin lupa diri. Menikmati rasa cinta sah-sah saja asal masih dalam porsi yang sewajarnya dan tidak berlebihan. Kamu harus tau jika sebuah rasa sangat mudah berbalik dalam hitungan hari bahkan hitungan menit. Oleh sebab itu jaga hatimu jika tidak ingin terlalu larut dalam kekecewaan di suatu hari nanti.

Ketika kamu terlalu dalam mencintai seseorang, secara tidak langsung kamu akan mengabaikan kebahagiaan diri kamu sendiri. Bisa jadi kamu terlalu mementingkan pasangan kamu di atas segalanya. Dan itu akan memberikan dampak buruk kepada kamu. Dan begini lah beberapa tanda jika kamu sudah terlalu masuk ke dalam rawa perbucinan dan terlalu mementingkan pasanganmu :
1. Kamu Cenderung Akan Mengabaikan Orang Di Sekitar
Memiliki pasangan memang sangat berpengaruh dalam hidup jika kamu tau bagaimana mengendalikan rasa. Pasangan bisa menjadi teman sekaligus tempatmu berbagi dan seseorang pertama yang menjadi support system kamu. Tapi jangan sampai gara-gara pasangan sehingga kamu dengan mudah bersikap abai terhadap orang-orang yang berada di sekitar kamu.
Orang-orang yang ada di sekitar kamu seperti keluarga, kerabat dan sahabat juga merupakan orang-orang yang paling berharga dan berpengaruh selain pasangan kamu. Tidak sepantasnya jika kamu mengabaikan keluarga maupun sahabat saat kamu sudah memiliki pasangan. keluarga dan sahabatmu adalah orang yang kamu kenal lebih dulu ketimbang pasangan kamu.
Di saat kamu berada di kondisi seperti apapun, bahagia maupun sedih tentu keluargamu lah orang pertama yang akan mengerti kamu kemudian baru pasanganmu. Jika ketika kamu memiliki pasangan dan perlahan mulai mengabaikan mereka hanya demi mendapatkan repect pasangan, maka fix mata hati kamu sudah di butakan oleh cinta.
2. Selalu Berusaha Memenuhi Semua Keinginan Pasangan
Memberikan sebuah boneka atau seikat bunga kepada pasangan memang suatu tindakan romantis dan bisa membuat dia merasa bahagia. Terlebih jika kamu berhasil memberikan suatu hal yang mungkin sedang dia inginkan. Pasti pasanganmu akan sangat senang dan merasa beruntung bisa mendapatkan pasangan sepeka serta seromantis kamu.
Namun bukan berarti dengan begitu kamu bisa memaksakan diri untuk terus menerus memenuhi segala keinginan dia tanpa memandang kondisimu sendiri. Kamu bahkan mengabaikan dirimu sendiri hanya karena ingin mewujudkan apapun keingan pasanganmu. Kamu ingin menjamin dan memastikan jika apapun yang dia mau selalu kamu berikan serta kamu penuhi.
Bahkan segala tuntutan yang dia berikan terhadap kamu pun bisa saja kamu selalu turuti. Niatmu untuk selalu menjaga perasaan dia bahkan bisa mengorbankan perasaan kamu sendiri. Kamu bahkan tidak peduli jika hal tersebut dapat memicu hal lain yang bisa merugikan kamu atau tidak.
3. Kamu Rela Mengabaikan Kebahagiaan Kamu Sendiri
Kamu bisa saja menganggap jika kebahagiaan pasanganmu merupakan tanggung jawab yang perlu kamu penuhi. Bahkan hal sepele saja masih sering terabaikan terutama terhadap kebahagiaan diri kamu sendiri. Bahkan kamu selalu berusaha untuk bisa memberikan rasa nyaman, aman dan akan turut senang apabila dia merasa bahagia.
Semakin kamu abai dengan diri kamu sendiri sama artinya dengan lambat laun kamu telah menggadaikan masa depan kamu hanya demi cinta. Sedangkan sebuah cinta tidak bisa jika terus menerus di jalani seperti air yang mengalir. Cinta memerlukan sebuah kepastian dan juga pembuktian ke arah lebih serius. Sedangkan untuk planning masa depan saja kamu tunda hanya karena memprioritaskan perkara cinta.
4. Semua Keputusan Berada Di Tangan Kamu
Sebuah hubungan yang berjalan dengan ego masing-masing memang tidak mudah. Terlebih ketika kamu merasa berkuasa atas hubunganmu dan juga sebaliknya tentu saja tidak akan menuntun hubungan tersebut untuk berjalan dengan baik. Dengan begitu pasti akhirnya kamu maupun dia perlahan akan merasa tidak nyaman dan saling merasa terkekang.
Sedangkan seharusnya pasa setiap hubungan seharusnya bisa di lakukan berdua dalam hal apapun. Kamu bisa rendahkan ego dan mulai untuk berkomunikasi dan bertoleransi dengan pasangan. Sehingga dengan begitu kamu dan juga pasangan kamu benar-benar akan merasa saling melengkapi dan memiliki. Sehingga hubungan yang sedang kamu jalin akan berjalan dengan hangat.
5. Hidupmu Bisa Jadi Akan Berantakan
Terlalu mementingkan rasa kepada pasangan hingga membuat segala planningmu belum juga terealisasi, bisa jadi justru hal tersebut akan membuat kamu rugi. Semakin kamu mengikuti kata egomu justru kamu akan semakin terpelosok dalam lubang kehancuran. Ketika kamu sangat memprioritaskan pasangan di atas segalanya, di situlah pendidikan serta karirmu perlahan akan mulai terlantar.
Hidupmu akan terasa monoton dan sangat membosankan. Tidak ada satu pun kemajuan dari dalam diri kamu. Perlahan orang-orang yang ada di sekitar kamu pun mulai menjauh. Keluarga akan mengacuhkan kamu dan teman-teman yang satu persatu mulai meninggalkan kamu. Hingga kamu tidak lagi memiliki teman walaupun sekedar hanya untuk berbagi. Dan moment itu adalah ulahmu kamu sendiri, karena selama ini kamu selalu mementingkan pasangan kamu di atas segalanya. Semoga Bermanfaat~

Posting Komentar untuk "Begini 5 Dampak Buruk Jika Kamu Terlalu Mementingkan Pasangan. Nomor Terakhir Paling Fatal"